Kata Dasar
dan Kata Berimbuhan
Pengertian
kata: Kata
ialah bagian yang terkecil dari suatu kalimat yang dapat berdiri sendiri dan mempunyai
makna.Amalina Kusuma Wardani
Rabu, 05 September 2018
Kata Dasar dan Kata Berimbuhan
Jumat, 28 Oktober 2016
Senin, 24 Oktober 2016
Esai
Mungkinkah Pendidikan Menjadi Gratis
Saat ini banyak sekali para calon
pemimpin, baik pemimpin daerah maupun pemimpin pusat yang menggadang –
gadangkan akan memberikan pendidikan gratis bagi para masyrakatnya. Mereka berjanji
jika mereka terpilih, mereka akan memberikan pendidikan layak secara gratis.
Akan tetapi, di lapangan wacana pendidikan gratis ini sangat mustahil untuk
dilaksanakan karena tidaklah tepat. Wacana ini akan menemukan beberapa
permasalahan yang akan terjadi di lapangan jika tetap dilakuakn. Berikut ini
adalah beberapa paragraf yang mengemukakan alasan mengapa pendidikan gratis
tidaklah tepat untuk dilaksanakan di negeri ini.
Alasan yang pertama adalah, kata gratis
dalam wacana tersebut mengindikasikan bahwa tidak ada sepeser pun biaya yang
harus dikeluarkan. Namun nyatanya, di sekolah tetap saja ada pungutan. Para
siswa tetap akan dikenai biaya seperti membeli baju olahraga, seragam, dan
keperluan sekolah lainnya. Hal ini dikarenakan bantuan yang diberikan hanya
bantuan operasioanl saja, seperti biaya listrik, air, buku – buku pelajaran,
dan lain – lain. Itupun tidaklah cukup karna sekolah juga membutuhkan biaya
operasional yang harus dikeluarakan setiap harinya seperti, biaya fotokopi,
spidol, dan lain – lain. Sehingga sekolah pasti akan tetap menarik bayaran
kepada siswanya. Oleh sebab itu, kata gratis dalam wacana ini tidaklah tepat
dan tak lebih hanya sebagai pemanis saja.
Alasan yang kedua adalah, Jika
digratiskan sekalipun, para pelajar tidak akan memiliki rasa tanggung jawab.
Mereka akan seenaknya saja bersekolah karena mereka pikir sekolah tidak
memerlukan pengorbanan sedikit pun. Akan tetapi, jika membayar para siswa akan
memiliki tanggung jawab yang sangat tinggi untuk belajar. Mereka akan serius
mengikuti pelajaran di sekolah. karena mereka akan berpikir, jika mereka tidak
serius dalam belajar, maka mereka akan merugi.
Selanjutnya, Jika pemerintah tetap
berkomitmen dengan waacana pendidikan grartis, berarti pemerintah akan
mengucurkan dana yang besar. Akan tetapi, yang menjadi permasalahan di sisni
bukanlah besarnaya dana itu, melainkan proses pencairan dana yang akan
menimbulkan beberapa permasalahan. Seperti yang telah diketahui bahwa Pencairan
dana biasanya dilaksanakan di pemerintah pusat, sehingga untuk mencapai sekolah
dana itu harus melewati beberapa post terlebih dahulu. Hal inilah yang akan
menciptakan peluang – peluang kejahatan. Akan ada oknum – oknum yang memotong
dana tersebut dengan alasan biaya administrasi. Akibatnya dana yang sampai di
sekolah tidak lagi utuh seperti awalnya.
Terlebih lagi, pencairan dana ini akan
terjadi dengan sangat lama. Bahkan membutuhkan waktu berbulan – bulan hingga
sampai ke sekolah. Padahal, sekolah sangat membutuhkan biaya – biaya tersebut
untuk membiayai keperluan opersional sekolah yang harus segera di bayar.
Akibatnya, sekolah – sekolah tidak bisa berjalan dengan optimal. Contohnya,
jika ketiadaan spidol, ataupun fotokopi mereka pasti meminta dana kepada murid
san ujung – ujungnya mereka tetap membayar juga.
Berdasarkan alasan – alasan yang telah
dijabarkan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan gratis hanyalah janji –
janji belaka karena mustahil untk dilaksanakan dan jika dilaksanakan pun akan
tidak efektif. Hal ini dikarenakan beberapa hal diantarany, dana yang
diberikan pemerintah tidak akan cukup, membuat siswa menjadi tidak bertanggung
jawab, dan prosesnya yang lama dan sulit. Oleh karena itu, wacana pendidikan
gratis lebih tepat dan masuk akal jika diganti dengan pendidikan murah.
Cerpen
Sahabat
yang Ku Rindukan
Namaku Vania aku mempunyai
seorang sahabat bernama Jihan dia baik, cantik dan juga pintar aku memang baru
mengenalnya tapi dia sosok sahabat yang baik yang pernah aku kenal. Saat
pertama kali aku bertemu dengannya dia membantu masalah yang aku alami waktu
itu dia menolongku untuk keluar dari masalah yang aku alami. Dia satu sekolah
denganku dan juga sekelas tentunya. Setiap jam istirahat kami selalu
menghabiskan waktu bersama. Kadang aku menjadi sesorang yang gila saat aku
bersamanya, tertawa bersama melakukan hal-hal seperti layaknya anak kecil
bermain petak umpet dan lain sebagainya padahal umur kami sudah belasan tahun
tapi kami menjadi kekanak-kanakan saat kami bersama.
Kami jarang bermain gadget
seperti remaja pada umumnya kami lebih senang bermain mainan tradisional dan
kekanak-kanakan. Aku sering bermain ke rumahnya menghabiskan waktu di rumahnya
begitupun dengan dia, dia selalu bermain di rumahku. Hingga orangtuaku
menganggapnya sebagai anaknya sendiri begitupun dengan dia. Sampai tiba
saatnya. Di hari pertama kita bertemu pada tanggal 29 januari, saat itu kami
sudah 3 tahun bersama, tapi tiba-tiba saja dia berubah dia melupakan kenangan
demi kenangan yang kami bangun bersama. Dia melupakanku layaknya seseorang yang
tidak mengenalku sama sekali.
Saat itu pagi-pagi sekali aku
sudah ada di sekolah berniat untuk mengucapkan hari jadi persahabatan kami.
Tapi saat aku mengucapkan kata demi kata “selamat hari jadi sahabatku
tersayang” dia hanya meresponku dengan senyuman yang melekat pada bibirnya.
Istirahat pun tiba, aku mengajaknya untuk pergi ke kantin bersamaku tapi dia
tidak ingin ke kantin bersamaku. Aku pun berusaha untuk menenangkan hatiku dan
bersabar.
“Mungkin ia lagi banyak masalah
jadi ingin menyendiri dulu” Gumamku dalam hati.
Hari berlalu begitu cepat tapi
keadaannya masih sama seperti beberapa hari yang lalu dia masih menyendiri.
Hingga aku bulatkan tekadku untuk berbicara dengannya saat pulang sekolah tiba.
“TET… TET.. TET…” Bel sekolah
pun dibunyikan. Aku pergi ke suatu tempat dan mengobrol dengannya.
“Jihan, ada apa denganmu
akhir-akhir ini kamu sering menyendiri. Lagi ada masalah ya?, cerita aja siapa
tau aku bisa membantumu” Ucapku
“Iya aku emang lagi ada
masalah” kata Jihan
“apa masalahnya?”
“Masalahnya adalah kamu”
“Aku? apa maksudmu?”
“Iya kamu karena orangtuaku
selalu saja memujimu saat kau datang ke rumahku PUAS!”
JIhan pergi meninggalkanku
dengan memberiku luka yang amat besar kepadaku. Aku menangis tersedu-sedu aku
tidak mengerti kenapa ini semua terjadi padaku. Aku pulang dengan perasaan yang
sanat sedih sepanjang hari aku mengurung di kamar sambil menangis.
“Tuhan, kenapa ini harus
terjadi kepadaku? Sungguh aku tak mengerti dengan apa yang kau lakukan ini
kepadaku. Apakah kau menghukumku? Jangan hukumku seperti ini tuhan…” Ucapku.
Hari berlalu begitu cepat.
Dengan cepat dia melupakanku dan sudah mempunyai sahabat yang baru. Dan aku
begitu lemah aku tak berdaya. Aku hanya ingin menyampaikan sesuatu kepadamu.
Aku Merindukanmu, Sahabatku
Cerita Humor
Mencari Gur Les Privat
Suatu hari seorang teman minta dicarikan seorang guru les privat
bahasa Inggris untuk anak temannya. Seperti biasa, sebelum les privat dimulai,
saya berkoordinasi dulu dengan guru yang bersangkutan dan mengabari klien (yang
kebetulan dalam hal ini bapak siswa yang akan diajar) dengan informasi mengenai
guru yang akan mengajar, seperti nama dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
Setelah semua beres dengan sang guru, saya pun mengirimkan sms ke bapak ini:
Mbak : “Pak, nanti yang
mengajar Nunung dengan Ms Omas ya, pak. No telp sekian sekian. Thank you.”
Selang
beberapa detik setelah itu telepon saya malah berdering. Dari bapak ini. Pikir
saya,
Mbak : “Ada apa ya? Ah, mungkin ada yang mau
ditanyakan..” (Lalu mengangkat telepon)
Bapak : “Mbak, anak saya
perempuan lo dan agak pemalu. Tolong dicarikan guru perempuan saja.,, Lo,
maksud bapak ini gimana sih? Kan itu tadi perempuan,”
Mbak : “Maksudnya bagaimana ya, pak?”
Bapak : “Itu lo, mbak, kok gurunya Mas Omas.. Anak
saya kan pemalu kalau gurunya laki-laki.”
Mbak : “Ooh.. Itu.. “Ms” itu “miss”, pak, bukan
“mas”. Jadi perempuan kok.”
Bapak : “Ooh.. Begitu.. Baiklah kalau begitu.”
Puisi
SAAT BERPISAH
Wahai teman...
Mungkin sekarang waktunya kita
berpisah..
Tapi percaya lah..
Takkan kulupakan smua yg telah kita
lalui bersama..
Teman..
Akankan kau ingat dengan hari-hari kita
dulu??
Hari-hari yang penuh kebahagiaan..
Hari-hari yang penuh keceriaan..
Walau sempat kita bertengkar..
Tetapi kita segera saling memaafkan..
Teman..
Jangan kau lupakan hari-hari itu..
Mungkin kita memang sudah berpisah..
Tapi.. Aku harap Tali pertemanan kita
tidak akan pernah putus..
Kita akan tetap menjadi teman..
Wahai temanku..
Kuucapkan terima kasih..
Atas segala yang telah kita lalui
bersama..
Sekali lagi aku ucapkan..
Selamat tinggal teman..
SEMANGAT
Meski sang mentari begitu lekat memancarkan sinarnya
Meski siang ini begitu terik
Meski kelelahan memancar dari wajah-wajah kalian
Meski...
Meski....
Namun
Semangat belajar kalian sungguh luar biasa
Semangat raih asa selalu lekat di jiwa kalian
Semoga Allah akan memudahkan jalan kalian
Meski sang mentari begitu lekat memancarkan sinarnya
Meski siang ini begitu terik
Meski kelelahan memancar dari wajah-wajah kalian
Meski...
Meski....
Namun
Semangat belajar kalian sungguh luar biasa
Semangat raih asa selalu lekat di jiwa kalian
Semoga Allah akan memudahkan jalan kalian
TINGGAL SEKEJAP
Paru-paru bumiku sesak
Jantung alamku sakit
Nadi duniaku meregang perih
Tanahku terguncang
Sebentar lagi …, tinggal sekejab
Pembaringan telah menanti
Ombak lautku mengamuk
Mentari pun pancarkan amarahnya
Angin ikut bergerak gelisah
Langitku seakan runtuh bersama kelam
Sebentar lagi …, tinggal sekejap
Kehancuran akan tiba
Paru-paru bumiku sesak
Jantung alamku sakit
Nadi duniaku meregang perih
Tanahku terguncang
Sebentar lagi …, tinggal sekejab
Pembaringan telah menanti
Ombak lautku mengamuk
Mentari pun pancarkan amarahnya
Angin ikut bergerak gelisah
Langitku seakan runtuh bersama kelam
Sebentar lagi …, tinggal sekejap
Kehancuran akan tiba
Langganan:
Postingan (Atom)
